Konsultasi

Saat ini salah satu masalah terbesar perusahaan di sektor sains, teknik, dan teknologi adalah bagaimana mempertahankan keberlanjutan komersial sambil mempertahankan nilai-nilai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

IEC menyediakan layanan konsultasi, berupa :

1.     Penilaian Dampak Sosial dan Lingkungan (Environmental & Social Impact Assessment – ESIA)

ESIA merupakan suatu proses menganalisis, mengelola dan memantau konsekuensi-konsekuensi sosial dan lingkungan dari sebuah pembangunan. Pembangunan merupakan proses perubahan yang terus menerus dengan perbaikan yang mengarah pada tujuan yang ingin dicapai dan disusun dalam suatu perencanaan yang terukur untuk dilaksanakan. Konsekuensi-konsekuensi akibat dari kegiatan pembangunan pada masyarakat akan mengubah cara hidup, bekerja, hubungan satu dengan lainnya, organisasi dan fungsi-fungsi sebagai individu serta anggota masyarakat. Termasuk perubahan sosial, nilai-nilai sosial, sikap dan persepsi masyarakat dan lingkungannya.

Hasil Keluaran ESIA :

Social and Environmental Impact Assessment (SEIA) merupakan tool dan mekanisme konsultasi dengan stakeholders untuk menentukan dampak dari kegiatan pembangunan serta akan memandu perusahaan dalam mengembangkan pengelolaan sosial dan lingkungan.

2.     Jasa Konsultan AMDAL

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar penting dari suatu usaha/ kegiatan/ pembangunan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Pembangunan atau kegiatan di Indonesia.

Hasil keluaran AMDAL :

  1. Dokumen KA-ANDAL
  2. Dokumen ANDAL, RKL & RPL
  3. Persetujuan lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup
  4. Surat keterangan kelayakan lingkungan (SKKL/PKPLH)
  5. Kajian-kajian penyerta AMDAL :
    • Andalalin (khusus Jalan Provinsi)
    • Pertek Limbah B3 (IPL-B3)
    • Pertek Emisi
    • Pertek Air Limbah (IPAL/IPLC)

3.     Jasa Konsultan UKL-UPL

UKL-UPL disebut juga Upaa Pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup adalah Setiap usaha dan/atau kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan yang tidak termasuk dalam kriteria wajib AMDAL. Sedangkan setiap usaha dan/atau kegiatan yang tidak wajib dilengkapi UKL-UPL wajib membuat Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

Hasil keluaran UKL-UPL :

  1. Dokumen UKL – UPL
  2. Persetujuan Lingkungan dari dinas Lingkungan Hidup
  3. Surat Keterangan Kelayakan Lingkungan (SKKL / PKPLH)
  4. Kajian-kajian penyerta AMDAL :
    • Andalalin (khusus Jalan Provinsi)
    • Pertek Limbah B3 (IPL-B3)
    • Pertek Emisi
    • Pertek Air Limbah (IPAL/IPLC)

4.     Jasa Kosultan Green Building

Green Building adalah gedung yang menggabungkan konsep tata letak lahan yang baik, energi listrik yang efisien, penggunaan air yang hemat, kondisi ruangan yang nyaman, material gedung yang ramah lingkungan, serta sikap dalam membangun dan mengoperasikan gedung secaragreen. Bangunan yang dikonsepkan green building, harus sudah dimulai sejak perencanaan, pembangunan dalam masa konstruksi. Selain itu, green building termasuk mengenai waktu pengoperasian dan pemeliharaan selama masa pemanfaatannya yang menggunakan sumber daya alam seminimal mungkin, pemanfaatan lahan dengan bijak, mengurangi dampak lingkungan serta menciptakan kualitas udara di dalam ruangan yang sehat dan nyaman. Layanan Konsultan meliputi Konsultan Green Building Greenship, EDGE, BGH, LEED, dan Green Mark.

Hasil keluaran Jasa Konsultasi Green Building :

  1. Konsep dan Design
  2. Identifikasi Pencapaian poin Green Building : Greenship, EDGE, BGH, LEED, dan Green Mark.
  3. Target pencapaian Green Building
  4. Program dan Implementasi Green Building
  5. Sertifikasi

5.     Konsultan CSR

Pengembangan industri memberikan banyak manfaat dan nilai tambah. Namun perlu disadari pula, ada dampak-dampak negatif yang ditimbulkan oleh industri. Salah satu yang berdampak cukup besar adalah dampak sosial terutama pada masyarakat yang berada di lingkungan sekitar industri tersebut. Untuk mengatasi masalah-masalah sosial tersebut sebuah perusahaan harus memiliki strategi CSR atau Coporate Social Responsibility. Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap sosial/ lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada.

Keluaran Konsultasi CSR :

Peningkatkan kualitas sosial dan lingkungan melalui kinerja perusahaan yang berkesinambungan yang bersentuhan dengan bisnisnya, karena sejatinya bisnis hanya dapat tumbuh berkesinambungan di lingkungan yang kondusif. Terintegrasinya program CSR dengan strategi bisnis, berkontribusi pada bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan citra perusahaan dan hubungan harmonis dengan pemangku kepentingan.

6.     Konsultan SDGs

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030.

Dunia usaha berpotensi besar untuk memberikan dampak baik secara positif maupun negatif terhadap 17 tujuan SDGs. Pencapaian tujuan SDGs adalah hal yang sangat menantang, diperlukan integrasi kerja dari dunia usaha untuk selalu berkembang menjadi lebih baik dan mengusahakan inovasi praktik usaha yang bersih dan lebih ramah lingkungan agar mengurangi dampak buruk yang disebabkan dari hasil usahanya.

Keluaran Konsultasi SDGs :

  1. Konsep dan Design Program SDGs Perusahaan
  2. Identifikasi Pencapaian GOALs SDGs sesuai dengan Rencana Aksi Nasional SDGs
  3. Target pencapaian indicator
  4. Program dan Implementasi SDGs
  5. Kontribusi SDGs Perusahaan

7.     Penyusunan Sustainability Reporting dan SR Assurance

Saat ini semakin banyak organisasi ingin membuat kegiatan usaha mereka berkelanjutan. Selain itu, harapan bahwa profitabilitas jangka panjang harus sejalan dengan harapan dengan isu sosial dan lingkungan semakin penting, maka bisnis yang berkelanjutan (sustainable business) sangat diperlukan. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif bagi sosial dan lingkungan agar kebutuhan generasi saat ini terpenuhi dan pada waktu bersamaan tidak mempengaruhi kebutuhan generasi yang akan datang. Suastainability report atau laporan keberlanjutan yang dikenal juga sebagai Environmental, Social, and Governance (ESG) Reporting bagi sebagian perusahaan dapat membantu organisasi untuk menetapkan tujuan, mengukur kinerja dan mengelola kegiatan usaha mereka lebih berkelanjutan.

Laporan keberlanjutan menyampaikan mengenai dampak suatu organisasi baik positif maupun negatif terhadap sosial, lingkungan dan ekonomi. Dengan demikian, laporan keberlanjutan merupakan cerminan sejati dari kinerja organisasi yang dikomunikasikan dalam bentuk laporan sehingga membantu dalam memahami dan mengelola dampak pengembangan keberlanjutan pada aktifitas dan strategi organisasi.

Keluaran Jasa Penyusunan Penyusunan Sustainability Reporting dan SR Assurance :

Konsultasikan untuk menyusun Sustainability Report/ ESG Report dengan Standar GRI 2021 dimulai dari perencanaan, penyusunan, desain, cetak laporan dan SR Assurance untuk memenuhi peraturan OJK.

 

Anda mencari konsultan bisnis terbaik?